Bisikan Angin Timur

— oleh Rosnani Ahmad —

Angin timuran kembali berbisik
laut tenang kematian ombak
sore ini kumengutip remis
meraup butiran pasir
Singkir Laut, di sinilah pertemuan kita.

Angin timuran kembali berbisik
meniup nostalgiaku
lembaran cerita kita
berterbangan bagai camar laut
bertenggek di layar ingatan.

Angin timuran kembali berbisik
harum bidadari semerbaknya
gemuruh rindu
mengusung jagat kenangan
dalam kolek bayangan.

Angin timuran kembali berbisik
hanya lambaian daun kelapa
longgokan selara
bawah rendang cemara
menjadi pengganti dirimu
saat rindu menderu di jiwa.

Rosnani Ahmad
Singkir Laut, Yan, Kedah.

 


Tinggalkan Komen

Komen yang menggunakan kata-kata kesat tidak dibenarkan