Curiga

— oleh Ridzuan Kamis —

Curiga telah mencuri nilai kepercayaan
yang berharga di rumah insan
wewenangnya merampas hak
terselindung tatkala benderang
dalam kebenaran tertangguh.

Dengan senjata nekad
kau memancung curiga
pedangnya berdarah persepsi
tersembur wasangka
hanyir tumpah ke tanah
menjadi sumpah seranah.

Curiga tetap bernyawa
meski kau telah membunuhnya
berkali-kali di pasungan hayat.

Curiga terus bermaharajalela
meskipun terbelenggu
di dalam penjara jiwa.

Curiga tempatnya bukan syurga
rohnya akan terhumban ke neraka
setelah puas mendiami dunia
menyebarkan dosa-dosa kesumat
yang tertakdir sebelum kiamat ?

Ridzuan Kamis
Sanggar Kayangan, Perlis.

 


Tinggalkan Komen

Komen yang menggunakan kata-kata kesat tidak dibenarkan