Suara

— oleh Razali Mohamad —

Aku mahukan suara-Mu
semoga pagi ini
engkau telah melarutkan
sebuah kehidupan
dari kebekuan iman.

Aku masih perlukan suara-Mu
selagi nafas ini tidak berhenti
ia akan terus berbakti
dan berbaki
dalam usia menunggu
engkau tetap ada
dalam suaraku.

Aku perlukan suara-Mu
memperbanyakkan zikir
dan doa
agar kelarutan hidup
bisa memberi rangsangan
serta tindak balas
yang terpilih.

Suara,suara,suara
aku tetap menunggu suara-Mu
selayak mungkin
pada-Mu aku tetap yakin!

Razali Mohamad
Ayer Molek,Melaka

 


Tinggalkan Komen

Komen yang menggunakan kata-kata kesat tidak dibenarkan