Kandil Bahasa di Kamar Sukma

— oleh Pauzi Mohd Isa —

Kandil bahasa di kamar cinta
rona pudar hilang sinar
bersalut daki-daki suram
mari kita kilatkan kembali
dengan tuala suci jiwa
dengan rasa murni bangga.

Kandil bahasa di kamar istana
wasiat keenam raja-raja
amanat ciri martabat
mari kita daulatkan kembali
dengan tulisan luhur sukma
dengan mewarisi cahaya geliga.

Kandil bahasa di kamar bangsa
tersedia meja perkara 152
dan kerusi sangsi mesra di sisi
juadah wacana seenak resipi
mari kita menikmati
dengan lahap tanggungjawab
dengan meluap-luap harap.

Kandil bahasa di kamar wacana
biar cahaya menerangi percaya
berdiri manusia-manusia peka
mengusir sambalewa
mari kita bersepakati
dengan derap perjuangan
dengan darjat kebanggaan.

Kandil bahasa di kamar sukma
biarkan ia terus menyala
jangan terpadam.

PAUZI MOHD ISA,
Bidor, Perak.

 


Tinggalkan Komen

Komen yang menggunakan kata-kata kesat tidak dibenarkan