Kecewa dan Harapan

— oleh Kolnah Selim —

Butiran mutiara gugur berderai dari gelungnya
Terlepas bebas mencari di mana silapnya.

Kutatangnya, kugendongnya, kusiram dengan kasih
Mengelak calar, jangan hilang, dibentuk agar sempurna
Dilengkapi dengan material, susunan kalimat pembuka minda
Diiringi doa restu..

Namun ia memberontak mencari identiti,
mencari harga diri
Melangkah sendiri,menghilang dari radar
Kadang terlihat onar, mohon padam sendiri
Tinta merah seringkali mencemar pandangan
Indah pada bunga hiasan, jelek sekali atas kertas harapan.

Perjuanganmu belum berakhir
dan tak mungkin akan berakhir
Setiap langkah kehidupan adalah perjuangan
Jangan pernah berhenti, carilah dirimu, teguhkan tonggakmu
Teruslah melangkah, jangan terpesong pasti merana dan merempat.

Salah langkah akan gelap arahmu
Jejaki setiap lorong terang itu
Selami setiap kalimat pembuka minda itu
Ruang bertuahmu sedang menanti.

Lahirmu dinanti,
kekuranganmu yang sangat sempurna
Anugerah yang kami hargai, maka hargai dirimu
Tebuslah kegagalan ini dengan mengejar impian
Rebutlah segala peluang yang ada, jangan sia-siakan
Kami terima seadanya..

Kolnah Selim
SK. Kiau 1, Kota Belud, Sabah.


Tinggalkan Komen

Komen yang menggunakan kata-kata kesat tidak dibenarkan